INDONESIA DUKUNG PENGGUNAAN ENERGI RAMAH LINGKUNGAN

Indonesia dukung penggunaan energi ramah lingkungan

Indonesia dukung memaksimalkan penggunaan energi ramah lingkungan demi komitmen dunia. Pada era yang cepat berubah seperti sekarang ini, dunia harus siap dalam menghadapi perubahan transisi energi menuju energi alam atau energi hijau.

Berbagai cara untuk mengubah energi demi lakukan transisi energi hijau telah dilakukan, diantaranya melalui pengembangan B-20 hingga D-100 dan bioavtur, ada pula melakukan penggunaan teknologi ramah lingkungan untuk sektor transportasi dan industri.

Bahkan energi fosil pun sudah direncanakan dengan Badan Usaha yang bersinggungan demi menghadapi era transisi dengan perencanaan yang lebih matang melalui penggunaan teknologi hijau dan bersih.

Airlangga Hartarto selaku Menteri Koordinator Bidang Perekonomian berpendapat bahwa Kunci agar tetap maksimal adalah dengan tercapainya tujuan utama yakni mengurangi emisi karbon serta memperluas penggunaan energi terbarukan.

“Kunci dari seluruh hal tersebut adalah tetap bekerja maksimal, dengan menggunakan teknologi hijau, sehingga produk yang dihasilkan ramah lingkungan dan mendukung capaian tujuan utama yaitu mengurangi emisi karbon,” ujarnya pada pidato 2nd International Convention on Indonesian Upstream Oil & Gas 2021 yang diadakan oleh SKK Migas, secara virtual, Selasa (30/11) lalu.

Dalam kesempatan tersebut, Airlangga mengapresiasi SKK Migas sebagai pengelola kegiatan usaha hulu minyak dan gas bumi yang telah membuat perencanaan demi menekan emisi karbon yang dihasilkan kegiatan usaha hulu migas.

Demi mendukungnya dan memperhatikan perencanaan ini, Pemerintah juga pastinya tetap memperhatikan kecukupan energi untuk mendukung kegiatan perekonomian yang membutuhkan kelancaran pasokan minyak dan gas bumi sebagai sumber energi dan bahan baku.

“Bahkan gas sebagai sumber energi yang cukup rendah emisinya akan memegang peran utama, menggantikan energi fosil lain yang dinilai lebih tidak ramah lingkungan, seperti batu bara. Untuk itu, persiapan matang harus dilakukan agar kecukupan energi yang dibutuhkan Indonesia dalam mendukung pertumbuhan ekonomi benar-benar terjamin,” lanjut Airlangga

Menurut Menko Airlangga pemerintah telah memberikan ruang untuk peningkatan investasi seperti, melalui insentif untuk industri hulu migas, serta penyederhanaan perizinan demi kemudahan berusaha. Diperlukan juga kolaborasi antara kementerian dengan seluruh stakeholder yang terlibat demi mengembangkan riset dan inovasi di sektor hulu migas. (DN)

_________________________

Untuk mengetahui info, promo dan pertanyaan lainnya mengenai Bancar Group silahkan kunjungi sosial media kami di:

FB: Bancar Group

IG: @bancar_group

Twitter: @bancar_group

Youtube: BANCAR TV

Leave a Comment

Your email address will not be published.