BUMN MEMBATALKAN SPONSORSHIP FORMULA E (1)

BUMN MEMBATALKAN SPONSORSHIP FORMULA E

BUMN atau Badan Usaha Milik Negara membatalkan sponsorship untuk pertandingan Formula E yang akan diberlangsungkan pada bulan Juni mendatang di Ancol, Jakarta.

PT  Refinery Pertamina International (KPI) selaku anak perusahaan dari PT Pertamina itu sebelumnya memiliki ketertarikan untuk menjadi pihak sponsor untuk perlombaan mobil Formula E tersebut.

Ahmad Sahroni selaku Ketua Panitia Pelaksana (Organizing Committee) memberikan penegasan bahwa adanya perlombaan ini tidak hanya untuk Jakarta namun juga Indonesia. Ketua Panitia Pelaksana tersebut memberikan reaksi saat dirinya tahu bahwa BUMN tidak ikut andil dalam menjadi sponsorship pertandingan mobil balap Formula E tersebut.

Pihak Panpel dari Formula E bahkan harus untuk membayar listrik yang akan digunakan untuk mengisi daya baterai dari setidaknya 22 buah mobil balap untuk keberlangsungan Formula E tersebut. Dalam akun media sosial Instagram pribadi miliknya, Ahmad Sahroni menegaskan akan pernyataan tersebut. Dia menyebutkan jika penyelenggara membayar penuh seluruh biaya yang dibutuhkan, termasuk untuk kelistrikan.

“BUMN tidak berikan sponsor apapun, PLN untuk kelistrikan juga kami bayar full,” jelasnya dalam unggahan di Instagram miliknya (@ahmadsahroni88).

Ia pun menambahi bahwa mempertanyakan mengapa BUMN membatalkan sponsorship dalam perlombaan Formula E ini padahal perlombaan ini menjadi bentuk adanya perubahan Indonesia agar tersorot pihak luar.

“Maap nih BUMN tuh kan bagian dari Republik Indonesia kan yah? Kami nggak ngotot minta, tapi ngotot untuk jadi bagian Indonesia,” tegasnya.

Ketua Pelaksana Formula E tersebut mengungkapkan keinginannya supaya BUMN menjadi salah satu dari bagian sponsorship pada gelaran perlombaan Jakarta E-Prix 2022 mendatang.

“Kami berharap BUMN bisa memberikan sponsor,” ujar Sahroni pada konferensi pers Formula E di Ancol, Jakarta Utara, Kamis (19/5/2022).

yuk simak berita yang satu ini untuk mengetahui jadwal Formula E; FORMULA E HADIR DI INDONESIA

adapun berita lainnya di: JOKOWI IZINKAN MASYARAKAT LEPAS MASKER

Pihaknya menyatakan bahwa belum jelas siapa saja yang akan menjadi sponsor dari ajang balap mobil listrik yang satu ini. 

Managing Director dari Formula E Jakarta, Gunung Kartiko hanya mengungkapkan bahwa saat ini ada beberapa penyelenggara Formula E yang menjadi bagian dari sponsor di sejumlah industri yang beragam.

“Alhamdulillah sponsorship sudah ada beberapa, cukup banyak. Dari sisi industri, saya bisa sampaikan bahwa cukup beragam yang menjadi sponsor kami,” imbuh Gunung.

Gunung menyebutkan, sponsor ada dari bank lokal, bank swasta, dan perusahaan digital. Ada pula dari pihak electricity company, perusahaan listrik, F&B (food and beverage).

“Ada juga beberapa, kami juga ada hospitality perhotelan, kemudian dari sisi kesehatan ada, telco company, dan otomotif,” kata dia.

Gunung hanya menjelaskan hal tersebut saja tanpa memberikan kejelasan dari nama perusahaan dan detail perusahaan yang menjadi sponsorship untuk pelaksanaan perlombaan Formula E tersebut.

Gelaran Formula E saat ini ramai diperbincangkan karena tak ada BUMN yang menjadi sponsor acara balapan tersebut. Hal ini disampaikan oleh Ketua Pelaksana Formula E Jakarta Ahmad Sahroni.

Pada poin sebelumnya dimana Ketua Pelaksana Ahmad Sahroni mempertanyakan mengapa BUMN enggan menjadi pihak sponsorship padahal pada 21 Mei 2022 lalu pihaknya sudah bertemu dengan Menteri BUMN erick Thohir untuk membicarakan perihal adanya sponsor. Pada saat pertemuan pihaknya sudah yakin bahwa BUMN akan menjadi salah satu bagian dari sponsor pertandingan mobil listrik ini pada Juni mendatang.

“Saya menyampaikan per hari tadi tentang BUMN. Kenapa orang pasti kontra dengan ‘lo melas-melas kemarin minta sponsor’. Gua ini memelas untuk BUMN bergabung demi bangsa dan negara, bukan melas karena faktor yang lain,” kata Sahroni kepada wartawan di Monas, Jakarta.

“Ini bukan masalah duit, ini masalah pride, untuk bahwa BUMN hadir di Formula E ini untuk Indonesia, bukan untuk Anies atau Jakarta, tapi untuk Indonesia. Setuju kan, ya? Bahwa BUMN hadir, gua melas untuk Indonesia,” tambahnya.

Namun Menteri BUMN tersebut tidak memberikan tanggapan apapun mengenai opini tersebut yang Ahmad Sahroni sindir. Sikap Erick Thohir hanya memberikan “No Comment” saat ditemui pada Jumat (3/6/2022) di Nasdem Tower. (DN)

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *