Pabrik Pupuk Terbakar di Mranggen

Pabrik Pupuk Terbakar di Mranggen

Bancar Group – Kabar duka kembali menyelimuti, kali ini terjadi di salah satu pabrik pupuk yang terbakar di daerah Mranggen, Demak. Amukan sang jago merah ini menimpa CV Saprotan Utama Nusantara daerah Bandungrejo, Mranggen pada Kamis lalu (21 Juli 2022) pada malam hari. Pabrik yang terbakar ini berada di belakang Rumah Sakit Pelita Anugerah Mranggen.

Menurut saksi mata kebakaran tersebut terjadi pada gedung B, C, D yang terletak pada desa Bandungrejo pabrik tersebut. Adapun informasi yang dijelaskan pada postingan akun Instagram @kejadiansemarang;

“Kobongan lur, lokasi di pabrik belakang RS Pelita Anugerah Mranggen. Terdengar beberapa kali dentuman,” jelas postingan yang diunggah pihak @kejadiansemarang. Dari postingan tersebut juga terlihat bahwa asap yang dihasilkan dari amukan jago merah yang terjadi pada pabrik pupuk di Mranggen tersebut cukup pekat dan menjulang tinggi.

Terdapat sedikit masalah pada lalu lintas yang terjadi akibat tebalnya asap yang dihasilkan dari kejadian tersebut. Lalu lintas terpantau sedikit tersendat karena ramainya warga yang melihat kejadian tersebut secara langsung yang membuat jalanan menjadi bising dikarenakan bunyi klakson dan gemuruh letusan dari kebakaran tersebut.

Yuk simak berita terbaru mengenai pembelian BBM bersubsidi yang mengharuskan menggunakan aplikasi di:

AKUISISI BBM SUBSIDI MENGGUNAKAN MYPERTAMINA

baca juga: APLIKASI MYPERTAMINA KEBANJIRAN RATING 1

Pabrik pupuk yang terbakar di Mranggen tersebut letak lebih tepatnya berada di CV Saprotan Utama di Jalan Raya Semarang – Purwodadi, Desa Bandungrejo, Kecamatan Mranggen, Kabupaten Demak.

Budi Adhy Buono selaku Kapolres Demak AKBP menjelaskan bahwa api tersebut muncul pada bagian tengah bangunan tersebut dan menjalar cepat sehingga menyebabkan api melaju cepat dan kebakaran terjadi. 

“Saksi pertama melihat api menyala dari gedung tengah pabrik pada pukul 17.30 WIB,” jelas AKBP Budi di lokasi kejadian.

Untuk memadamkan api sangat memakan waktu bahkan hingga saat ini masih dilakukan proses pemadaman hal ini juga didukung berdasarkan data yang dihimpun oleh AKBP Budi.

Dari pihak AKBP juga menyebutkan bahwa upaya pemadaman api dilakukan oleh Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Demak dan dibantu oleh Damkar Kota Semarang.

“Selanjutnya merambat ke belakang, lalu ke depan dan sampai ke titik yang dipadamkan unit damkar. Dua mobil pemadam kebakaran sudah di lokasi kejadian, masih ada armada yang menuju ke sini,” tuturnya.

Pihaknya belum dapat mengetahui asal muasal penyebab kebakaran tersebut bisa terjadi. AKBP Budi masih menetapkan sebagai status QUO hingga api benar-benar padam dan kembali kondusif untuk dilakukan penyelidikan.

“Setelah nanti selesai kami dari Polres Demak, dan Labfor Polda Jawa Tengah akan masuk melakukan olah kejadian,” pungkas Kapolres Budi. (DN)

Leave a Comment

Your email address will not be published.